KLIK-KAMI.COM - Camat Pasimasunggu Timur (Pastim), Muhammad Rustan, S.Pd., kini tengah gencar melakukan monitoring ke seluruh desa yang berada di wilayah kerjanya.
Kegiatan tersebut dilakukan selain untuk menjalin silaturahmi, juga untuk memastikan seluruh perangkat desa dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.
“Kita ingin semua perangkat desa, termasuk para Kepala Dusun, berfungsi dengan baik sesuai tugas dan fungsinya masing-masing,” ujar Muhammad Rustan saat melakukan monitoring di Kantor Desa Lembang Baji, Selasa (1/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Camat Pastim didampingi para Kepala Seksi, di antaranya Kasi Pembangunan Alguardin, Kasi Pemerintahan Muhammad Irvan, S.T., Kasi Trantib Muhammad Asdar, S.E., serta Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Fachri Gazali, S.Sos.
Rombongan Camat Pastim diterima langsung oleh Kepala Desa Lembang Baji, Muhadir, bersama seluruh perangkat desa.
Di hadapan Kepala Desa dan para Kepala Dusun, Camat Pastim yang merupakan mantan Sekretaris Dinas Perhubungan tersebut mengingatkan pentingnya melakukan perbaikan dan pembenahan seluruh data.
Ia menegaskan bahwa kesalahan atau ketidaksesuaian data dapat menimbulkan persoalan serius, bahkan berpotensi berurusan dengan Aparat Penegak Hukum (APH).
“Ingat, banyak yang berurusan dengan Aparat Penegak Hukum hanya karena persoalan data yang keliru. Saya tidak ingin ada Kepala Desa yang ketika masa jabatannya berakhir kemudian tersangkut urusan hukum,” tegas Muhammad Rustan.
Ia juga meminta para Kepala Dusun dan Kepala Urusan untuk bertanggung jawab sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
“Jika ada hal-hal yang masih menjadi kekeliruan, silakan berkoordinasi dengan Kepala Seksi di Kecamatan sesuai dengan kewenangannya masing-masing,” pinta Muhammad Rustan.
Menurutnya, hubungan antara Kepala Desa dan Kepala Dusun merupakan bagian dari garis komando dalam pemerintahan desa. Oleh karena itu, setiap Kepala Dusun wajib memiliki data yang lengkap sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan oleh Kepala Desa, data tersebut sudah tersedia.
“Demikian halnya dengan para Kepala Urusan, tidak boleh hanya bertumpu pada operator. Bangun kolaborasi yang baik dalam menjalankan tugas,” pintanya di hadapan Kepala Desa dan seluruh perangkat desa.
Diketahui, Desa Lembang Baji merupakan desa terakhir yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan monitoring tersebut. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di lima desa lainnya.
“Alhamdulillah, ini desa terakhir. Semoga monitoring ini membuahkan hasil dan para perangkat desa mampu memahami tugasnya masing-masing. Pada akhirnya, sistem pemerintahan di desa dapat berjalan sebagaimana mestinya,” harap Muhammad Rustan.
Sementara itu, Kepala Desa Lembang Baji, Muhadir, menyampaikan keluhannya terkait kesimpangsiuran data wajib pajak, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Menurutnya, perbaikan data PBB sudah sering diusulkan. Namun, data yang muncul masih itu-itu saja sehingga masih ditemukan objek pajak fiktif maupun objek pajak yang sebenarnya telah berpindah tangan.
Menanggapi hal tersebut, Camat Pasimasunggu Timur Muhammad Rustan berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dan tidak menjadi beban bagi Pemerintah Desa.


